Hukum Qurban Idul Adha dalam Islam


Hari raya selalu disambut ramai oleh seluruh umat muslim di dunia. Selain melaksanakan shalat, kewajiban di hari raya Idul Adha adalah pelaksanaan ibadah kurban. Hukum qurban Idul Adha sendiri diwajibkan untuk umat muslim yang mampu, baik secara niat atau secara finansial. Masih ada beberapa orang yang berdebat, tentang hukum berkurban. Ada beberapa pendapat yang menyebut sebagai sebuah kewajiban. Namun terdapat pula yang memiliki pendapat bahwa ibadah kurban hukumnya adalah sunah. Walaupun ada perbedaan pendapat, akan lebih baik jika muslim yang merasa mampu bersedia menyisihkan rezeki dengan berkurban. Sebagai tambahan referensi, berikut adalah beberapa hal tentang kurban dan hukumnya dalam Islam.

Berkurban di Hari Raya Idul Adha

Kurban merupakan salah satu kewajiban umat muslim dalam bentuk pemotongan hewan kurban dan pembagian hasilnya kepada orang-orang yang berhak. Kewajiban berkurban memang diutamakan untuk umat muslim yang memiliki kelebihan harta atau pun mereka yang merasa mampu. Hukum qurban Idul Adha menjadi wajib dan harus ditunaikan untuk golongan mampu yang memiliki cukup rezeki. Beberapa ulama sepakat bahwa hukum kurban adalah wajib yang tidak boleh ditinggalkan untuk umat muslim yang mempunyai kelapangan rezeki. Mengingat ibadah kurban harus dengan membeli hewan kurban yang harganya cukup mahal. Namun untuk yang mampu, sudah sepatutnya mengamalkan sedikit hartanya untuk berkurban karena sebuah ibadah tidak akan membuat seseorang menjadi rugi.

Kemudian bagaimana untuk golongan yang tidak mampu, apakah wajib atau tidak. Umat muslim yang kesulitan secara ekonomi atau orang yang tidak mampu, tidak diwajibkan untuk berkurban. Jika benar-benar tidak mampu, Islam tidak memaksakan umatnya untuk melaksanakan kurban. Hukum qurban Idul Adha adalah sunah, tetapi tidak boleh ditinggalkan. Hukum berkurban sunah untuk orang tidak mampu ini karena harga hewan kurban yang memang tidak bisa dijangkau oleh beberapa kalangan. Untuk umat muslim yang kondisi ekonominya sulit tidak perlu memaksakan diri untuk berkurban. Orang yang tidak mampu ini lah yang justru menjadi salah satu orang yang berhak menerima hasil kurban.

Walaupun orang tidak mampu tidak diwajibkan untuk berkurban, tidak ada salahnya jika memiliki niat berkurban dan berusaha keras untuk menunaikannya. Allah SWT sangat menyukai hamba Nya yang senang berbagi dan menyisihkan sebagian rezekinya, terlebih lagi untuk umat yang mau berbagi meski dalam keadaan sempit. Semua umat Islam bisa berkurban jika memang memiliki niat. Mungkin saja Allah akan mempermudah niat seseorang yang ingin berkurban. Tidak peduli wajib atau sunah, atau seperti apa pun hukum qurban Idul Adha. Hal yang paling penting adalah umat muslim perlu tahu bahwa umat yang terbaik adalah yang bersedia menjalankan perintah agamanya. Seperti melaksanakan dan menunaikan ibadah kurban. Jika ada niat, pasti semua muslim bisa berkurban sebab ada banyak cara untuk seorang muslim bisa membeli hewan kurban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *